Pernahkan sampeyan bermimpi menjadi milyader ? Saya yakin bahwa sebagian besar dari sampeyan pernah bermimpi menjadi milyader, bahkan sampai sekarang masih memimpikannya.
Trus apa yang sampeyan lakukan agar mimpi menjadi milyader dapat segera terwujud?
Dengan kerja keras ? Dengan kerja cerdas ? Jadi cowok/ cewek matrek? Jual diri ? Korupsi ? Naudzubillah mindalik, masak sih untuk jadi milyader saja harus menjual diri atau korupsi.
Sebenernya ada cara mudah untuk menjadi milyader dalam waktu singkat. Mau tahu caranya ?
Kalo sampeyan ingin menjadi milyader dalam waktu singkat ikuti tips berikut ini.
1. Carilah pekerjaan dengan gaji minimal Rp. 5 juta. Ya..gampang-gampang susah sih cari kerjaan dengan gaji segitu. Dengan gaji Rp. 5juta sebulan, berarti setahun sampeyan mendapat gaji Rp. 60 juta. Jika ditambah dengan THR 1xgaji dan bonus 1xgaji, maka total jenderal dalam setahun sampeyan mendapat Rp. 70juta. Artinya lagi dalam 2 tahun penghasilan sampeyan adalah Rp. 140 juta, itu sama dengan 0,14 milyar. Terbuktikan menjadi milayer itu gampang. Jadi mulai sekarang kalo ada yang menanyakan gaji sampeyan, jawabnya saja : penghasilan saya 0,14 milyar dalam 2tahun. Wow keren kan.
2.Usahakan membeli rumah dengan harga minimal Rp. 100 juta meskipun melalui KPR. Jika suatu saat ada yang bertanya tentang kekayaan sampeyan, jawab saja : saya punya property senilai 0,1 milyar. Wow keren juga khan. Inget, hutang KPR sampeyan engga perlu diceritakan kemana-mana, kalo pun terpaksa, bilang saja hutang saya cuma Rp. 100 juta. Jadi sebutkan kekayaan sampeyan dalam milyar sedangkan hutang dalam jutaan, maka sampeyan akan berubah menjadi milyader
3. Kalo sampeyan sudah sanggup pula membeli mobil seharga Rp.100 juta, maka sampeyan bisa pula memproklamirkan bahwa kekayaan sempeyan senilai. Rp. 0,2 milyar (ini harga rumah+mobil).Gimana…? gampang khan jadi milyader.
Biasanya seorang milayer dikenal sangat royal dalam berbelanja. Dalam sehari pengeluarannya bisa mencapai jutaan bahkan puluhan juta. Sampeyan mau mengikuti pola hidup milyader. Caranya gampang sekali. Kalo sampeyan membeli sepatu seharga Rp. 100 ribu, maka ceritkan pada temen sampeyan bahwa sampeyan baru saja membeli sepatu seharga 0.1 juta. Keren abis khan ?
Jadi untuk menjadi Milyader itu cukup mudah, tidak perlu korupsi, tidak perlu menjual diri, bekalnya cuma satu yaitu matematika tingkat dasar. Jadi mulai sekarang nilailah kekayaan sampeyan dalam milyar, dengan demikian sampeyan telah mempersepsikan diri sebagai milyader. Dengan telah menjadi milyader, maka sampeyan engga perlu merasa minder bertemu dengan para milyader lainnya. Sampeyan juga engga perlu ngiri apalagi dengki jika ada sesama milyader yang merayakan pesta secara meriah.
Selamat menjadi milyader.
Senin, Juni 30, 2008
Kamis, Juni 19, 2008
Vote for Komodo Island, Krakatau & Toba Lake

Tadi pagi, daku dapet sms dari temen, katanya sekarang ini sedang ada pemilihan 7 keajaiban dunia versi alam di NEW7WONDERS. Ada tiga lokasi di Indonesia yang masuk dalam nominasi yaitu Taman Nasional Komodo, Gunung Krakatau, dan Danau Toba. Nah supaya salah satu atau ketiga lokasi wisata alam tersebut bisa masuk dalam New 7 Wonders, engga ada salahnya kalo kita ikutan vote khan?
Ayo..siapa mau ikutan....
Rabu, Juni 18, 2008
My Ubud UMPC & HP Deskjet F380
Rabu minggu lalu pas di ajang Festival Komputer Indonesia (FKI) 2008, daku membeli sebuah notebook mungil yang biasa disebut UMPC dengan merek Ubud (Zyrex). Daku mengira di FKI akan ada harga promosi, tetapi ternyata harganya sama saja dengan harga normal dan masih kena credit card charge. Ya..bigimana lagi..daku udah terlanjur jatuh cinta dengan Ubud yang harganya 5juta kurang duikit. Fotonya kayak yang disebelah ini.
Bentuknya yang imut, cuman sebesar buku agenda, dan berat kurang dari sekilo membuat Ubud menjadi gadget yang lucu. Secara umum performanya lumayan...(yah...lumayan untuk ukuran orang seperti aku yang engga terlalu ngerti TI). Untuk browsing lumayan cepat, tapi sayang engga ada colokan untuk kabel telepon, yang ada hanya colokan untuk kabel data. Terpaksalah daku pake blutut ke henpun dengan simcard Mentari,ya..pake yang time based lah. Sekalian daku nyobain browser Opera.
Untuk buka word dan excel..sepertinya engga ada masalah.
Yang agak bermasalah adalah untuk nginstall printer. Daku punya printer HP Deskjet F380. Nah pada saat dilakukan instalasi ternyata ada masalah. Masalah pertama adalah processor-nya Ubud yang VIA C7-M ULV 1.2GHz, 128KB L2 Cache, 400MHz FSB dianggap kurang memenuhi syarat, minimal kudu Pentium III,....weleh...weleh...weleh
Masalah kedua adalah resolusi layar Ubud yang senilai 800x480 dianggap kurang mendukung pula, gubraakkkk.
Akhirnya instalasi printer HP Deskjet F380 hanya berhasil sampai tahap 1, alias hanya bisa dipakai untuk ngeprint doang. Padahal printer tersebut multifungsi yaitu bisa untuk scanner dan fotocopy pula. Yaa...gimana nih...apa ada yang bisa bantuin diriku ?

Bentuknya yang imut, cuman sebesar buku agenda, dan berat kurang dari sekilo membuat Ubud menjadi gadget yang lucu. Secara umum performanya lumayan...(yah...lumayan untuk ukuran orang seperti aku yang engga terlalu ngerti TI). Untuk browsing lumayan cepat, tapi sayang engga ada colokan untuk kabel telepon, yang ada hanya colokan untuk kabel data. Terpaksalah daku pake blutut ke henpun dengan simcard Mentari,ya..pake yang time based lah. Sekalian daku nyobain browser Opera.
Untuk buka word dan excel..sepertinya engga ada masalah.
Yang agak bermasalah adalah untuk nginstall printer. Daku punya printer HP Deskjet F380. Nah pada saat dilakukan instalasi ternyata ada masalah. Masalah pertama adalah processor-nya Ubud yang VIA C7-M ULV 1.2GHz, 128KB L2 Cache, 400MHz FSB dianggap kurang memenuhi syarat, minimal kudu Pentium III,....weleh...weleh...weleh
Masalah kedua adalah resolusi layar Ubud yang senilai 800x480 dianggap kurang mendukung pula, gubraakkkk.

Akhirnya instalasi printer HP Deskjet F380 hanya berhasil sampai tahap 1, alias hanya bisa dipakai untuk ngeprint doang. Padahal printer tersebut multifungsi yaitu bisa untuk scanner dan fotocopy pula. Yaa...gimana nih...apa ada yang bisa bantuin diriku ?
Rabu, Juni 11, 2008
Read More Hanya Untuk Long Posts
Dulu daku pernah pasang tanda Read More di blog ini, tapi kemudian daku musnahkan karena yang namanya Read More selalu ingin nongol di setiap postingan, entah itu di postingan panjang maupun di posting pendek. Rada nyebelin banget.
Tapi ketika tanda Read More ditiadakan..ternyata tampilan full post kelihatan kurang sedap juga. Maka dengan rasa penasaran daku menghubungi Mbah Google untuk menanyakan keberadaan Read More hanya untuk posting panjang. Berminggu-minggu lamanya daku berkonsultasi dengan Mbah Google hingga akhirnya daku mendapatkan pencerahan dari Mas Ramani di Hackosphere. Tips dari Mas Ramani dapat dilihat di sini. Daku pun mencoba untuk memasangnya di blog dan hasilnya memang bagus. Tanda Read More/Lanjuutt..... hanya muncul di postingan tertentu.
Thanks ya..Mas Ramani
Tapi ketika tanda Read More ditiadakan..ternyata tampilan full post kelihatan kurang sedap juga. Maka dengan rasa penasaran daku menghubungi Mbah Google untuk menanyakan keberadaan Read More hanya untuk posting panjang. Berminggu-minggu lamanya daku berkonsultasi dengan Mbah Google hingga akhirnya daku mendapatkan pencerahan dari Mas Ramani di Hackosphere. Tips dari Mas Ramani dapat dilihat di sini. Daku pun mencoba untuk memasangnya di blog dan hasilnya memang bagus. Tanda Read More/Lanjuutt..... hanya muncul di postingan tertentu.
Thanks ya..Mas Ramani
Jumat, Juni 06, 2008
Ketika BBM Mahhal

Sejak Kebangkitan harga BBM dalam negeri yang dipicu oleh bangkitnya harga Minyak Dunia, beberapa eleman masyarakat melakukan demo penolakan di berbagai daerah (maksudnya daerah ibu kota hingga daerah pedesaan). Yang jadi masalah adalah... meskipun demo penolakan telah dilakukan beberapa kali, tapi harga BBM engga mau turun juga, lha..bigimana..mau turun lha wong harga minyak di pasaran internasional semakin mahhal. So..apa yang harus kita perbuat ???
Sebenernya, kalo kita kembali ke falsafah hidup nenek moyang kita zaman dahulu, maka kita masih bisa koq mensiasati kenaikan BBM kali ini, yaitu dengan menumbuhkan kembali pola hidup GOTONG ROYONG. Caranya ?
1. Sharing kendaraan (Nebeng). Dengan Nebeng, maka Anda dapat patungan bayar bensin dan jalan tol. Nebeng juga bisa mengurangi jumlah kendaraan, sehingga mengurangi macet, mengurangi konsumsi BBM. Hemat khan ?
2. Sharing internet. Biaya internet di negeri kita tidak bisa di bilang murah. Nah supaya terasa murah ya..untuk satu RT cukup berlangganan satu account, trus di sebar ke setiap rumah dengan membuat jaringan sendiri.
Kalo upaya sharing belum bisa mengurangi pengeluaran secara maksimal...ya pake cara pengorbanan. Caranya kurangi konsumsi rokok, kurangi nonton bioskop, kurangi clubbing, kurangi makan, dan kurangi pengeluaran lain-lain.
Kalo pengeluaran Anda masih juga terasa banyak....ya....minta saja kenaikan Gaji.
Logikanya kalo harga BBM dalam negeri disesuaikan dengan harga BBM di pasar internasional, maka UMR harus mengikuti Upah Minimum Internasional. Btul khan ?
Selasa, Juni 03, 2008
Jendela Jakarta
Anda kerja di Jakarta?
Anda menggunakan kendaraan pribadi?
Anda ingin pulang ke rumah dengan cepat ?
Jika jawaban Anda adalah Ya..., Ya..., dan Ya...
Maka Anda perlu untuk melihat kondisi jalan di Jakarta secara realtime melalui Jendela Jakarta. Informasi yang tersedia cukup memadai, meskipun beberapa kamera pengintainya berstatus "off".
Dalam kondisi harga BBM yang semakin mahhal, maka keberadaan kamera pemantau jalanan sangat diperlukan, sehingga pengguna jalan bisa memilih jalur yang tidak macet dan pada akhirnya dapat menghemat ongkos BBM.
Bukan begitu bukan?
Langganan:
Postingan (Atom)