Tampilkan postingan dengan label DuiT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DuiT. Tampilkan semua postingan

Rabu, Oktober 08, 2008

Long(sor) Investment

Waduh..gara-gara krisis morgarge (semacam KPR) di Amerika, maka penduduk sak donya jadi ikutan terkena imbasnya. Harga saham diberbagai bursa keuangan utama langsung terjun bebas. Termasuk Bursa Efek Indonesia (IDX) yang hari ini di-suspen gara-gara IHSGnya turun 10.38%. Lihat saja grafik penuruan IHSG di sebelah ini.

Bagi yang sempet melepas sahamnya...ya..bersyukurlah. Tapi bagi yang engga sempet keluar dari penurunan harga saham, paling-paling cuma bisa menghibur diri sambil berkata.."ya..biarkan saja, anggap saja investasi jangka panjang alias Long Investment. Tapi kalo harga saham semakin terjungkal..ya..jadinya Long(sor) Investment. Gubrakkkk.
Terus bigimana ? Tenang saja...pemerintah pasti akan berbuat sesuatu untuk mengendalikan keadaan.

Rabu, September 17, 2008

Di Duitku Ada Duitmu


Ramadhan hanya tinggal 2 minggu lagi. Pembagian THR juga hampir tiba. Nah engga ada syalahnya, kalo mulai sekarang kita menghitung sisa kekayaan yang ada ditambah perkiraan THR yang akan diterima. Sekiranya harta kekayaan kita sudah mencapai batas tertentu, maka jangan lupa mengitung besarnya zakat mal. Inget lho di dalam duit kita ada harta kaum miskin. Jadi kalo kita membayar zakat, hakikatnya bukanlah kita berbuat baik, tetapi kita hanya menyerahkan harta yang memak menjadi hak fakir miskin. Meskipun demikian Allah tetap menjanjikan kemuliaan bagi orang yang mau mengeluarkan zakat.

Nah..kalo mau menambah amal ibadah..jangan lupa bersedekah dan berinfaq.

Awas lho.. kalau sampai tidak mengeluarkan zakat, maka puasa kita menjadi sia-sia. Cuman dapet haus dan dahaga..eh.maksudnya haus dan lapar.

Nah kalo ada yang belum tahu tentang tatacara perhitungan zakat, silahkan berkonsultasi dengan petugas Amil Zakat. Konsultasinya gratis koq, emgga pake bayar alias free of charge.

Ayo...jangan lupa bayar zakat ya..

Jumat, Juni 06, 2008

Ketika BBM Mahhal


Sejak Kebangkitan harga BBM dalam negeri yang dipicu oleh bangkitnya harga Minyak Dunia, beberapa eleman masyarakat melakukan demo penolakan di berbagai daerah (maksudnya daerah ibu kota hingga daerah pedesaan). Yang jadi masalah adalah... meskipun demo penolakan telah dilakukan beberapa kali, tapi harga BBM engga mau turun juga, lha..bigimana..mau turun lha wong harga minyak di pasaran internasional semakin mahhal. So..apa yang harus kita perbuat ???

Sebenernya, kalo kita kembali ke falsafah hidup nenek moyang kita zaman dahulu, maka kita masih bisa koq mensiasati kenaikan BBM kali ini, yaitu dengan menumbuhkan kembali pola hidup GOTONG ROYONG. Caranya ?

1. Sharing kendaraan (Nebeng). Dengan Nebeng, maka Anda dapat patungan bayar bensin dan jalan tol. Nebeng juga bisa mengurangi jumlah kendaraan, sehingga mengurangi macet, mengurangi konsumsi BBM. Hemat khan ?

2. Sharing internet. Biaya internet di negeri kita tidak bisa di bilang murah. Nah supaya terasa murah ya..untuk satu RT cukup berlangganan satu account, trus di sebar ke setiap rumah dengan membuat jaringan sendiri.

Kalo upaya sharing belum bisa mengurangi pengeluaran secara maksimal...ya pake cara pengorbanan. Caranya kurangi konsumsi rokok, kurangi nonton bioskop, kurangi clubbing, kurangi makan, dan kurangi pengeluaran lain-lain.

Kalo pengeluaran Anda masih juga terasa banyak....ya....minta saja kenaikan Gaji.
Logikanya kalo harga BBM dalam negeri disesuaikan dengan harga BBM di pasar internasional, maka UMR harus mengikuti Upah Minimum Internasional. Btul khan ?

Sabtu, September 08, 2007

Mau Jadi Pengusaha atau Pekerja ?

Kata orang, paling enak itu jadi pengusaha atau entrepreneur. Dengan menjadi entrepreneur, maka Anda tidak perlu banting tulang bekerja 25 jam sehari untuk mendapatkan segenggam berlian. Sebagai entrepreneur Anda cukup memerintahkan karyawan Anda untuk bekerja dan Anda tinggal duduk manis menunggu hasilnya. Berbagai seminar tentang kiat sukses menjadi pengusaha pun rajin digelar di mana-mana. Benarkah hanya Entrepreneur yang layak disebut sebagai orang sukses?

Gara-gara gencarnya promosi tentang entrepreneur, di kepala saya muncul pikiran rada nyeleneh. Duh..kalo semua orang pengennya jadi pengusaha/entrepreneur, lalu siapa yang akan jadi kacung-nya? Lha kalo engga ada yang mau jadi kacung..trus apa iya si pengusaha mau merangkap jabatan jadi kacung. Wah itu khan melanggar UU tentang rangkap jabatan. Nah kalo Anda punya pikiran yang sama dengan saya, bersiaplah untuk dikatain bahwa Anda tidak layak jadi pengusaha.
Menurut saya, untuk menjadi pengusaha itu modalnya cuman satu yaitu keberanian untuk mengambil keputusan. Meskipun Anda tidak punya modal, Anda masih bisa jadi pengusaha dengan modal pinjaman. Nah masalahnya adalah, bagaimana Anda berani mengambil keputusan jika Anda tidak punya keahlian ? Gampang...cari saja orang yang punya keahlian sesuai bidang bisnis yang akan Anda geluti, trus angkat dia sebagai pegawai Anda. Maka sekarang Anda dapat menjadi pengusaha dan memiliki peluang menjadi orang sukses.
Kalo begitu..untuk menghasilkan pengusaha sukses dibutuhkan pegawai/pekerja yang handal kan? Nah kalo Anda merasa tidak berani untuk menanggung risiko kerugian, maka jadilah Pekerja Yang Handal. Dengan menjadi pekerja yang handal, ulet dan cerdas, maka akan banyak pengusaha yang mencari Anda untuk dijadikan sebagai karyawannya. Anda tidak perlu merasa minder..hanya karena Anda berstatus sebagai karyawan alias kacung. Dibelakang setiap entrepreneur biasanya terdapat kacung-kacung yang ber-otak encer dan ulet. Nah kalo Anda sudah merasa nyaman dan bisa memperoleh sebongkah berlian dari pekerjaan Anda sebagai kacung, untuk apalagi Anda beralih profesi sebagai pengusaha.
Kesuksesan seseorang tidak diukur dari profesinya (pengusaha/pekerja), namun diukur dari profesionalisme-nya. Kalo ada bisa jadi pengusaha yang profesional, maka berbahagialah. Sebaliknya, kalo Anda hanya bisa pekerja, maka jadilah pekerja yang profesional, sehingga Anda dapat menjadi orang sukses.
Jadi untuk menjadi sukses tidak harus jadi entrepreneur, tapi bisa juga melalui jalur pekerja. Banyak jalan menuju Roma.

Puasa = Boros ?

Kalo ngikutin kalender, tanggal 13 September besok meripakan awal puasa Ramadhan. Mudahan-mudahan saja penentuan awal ramadhan dan akhir ramadhan pada tahun ini tidak ada perbedaan. Meskipun ada yang bilang bahwa perbedaan itu adalah Rahmat Tuhan, tetapi untuk urusan ibadah yang terkait dengan halal dan haram tentu akan merepotkan. Kalo awal puasa ada perbedaan, bagi ku engga ada masalah, masih bisa di-qadha. Tetapi kalo penentuan akhir ramadhan (Hari Raya Idul Fitri) berbeda, itu yang bikin saya rada pening, karena ada larangan puasa pada hari Raya Idul Fitri. Nah lho, siapa yang mau nanggung dosa-nye.

Kembali ke topik puasa, setahu saya puasa itu untuk melatih kita menahan nafsu makan, nafsu minum dan berhubungan suami-istri pada siang hari. Artinya dengan berpuasa mestinya pengeluaran belanja kebutuhan sehari-hari berkurang banyak. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Selama bulan puasa biasanya pengeluaran belanja rutin meningkat tajam. Mengapa ? karena banyak orang (termasuk saya) yang jadi gila makan pada saat berbuka.
Sehari-hari, kita jarang menyediakan es buah, es kelapa muda, kolak, pisang goreng di meja makan. Namun ketika bulan puasa tiba, mendadak meja makan penuh dengan aneka minuman dan makanan. Nah karena kita terbiasa belanja berlebih pada bulan puasa, akibatnya harga kebutuhan pokok cenderung meningkat pada bulan puasa. Tetapi anehnya..koq kita tetap saja belanja dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Akibatnya selama bulan puasa budget belanja meningkat pesat.
Bagi para pegawai/pekerja pabrik/kantor, peningkatan belanja bulanan biasanya ditanggapi biasa-biasa saja. Mengapa ? Karena menjelang lebaran, biasanya akan ada THR. Harapan akan adanya THR juga menyebabkan orang tidak terlalu khawatir dengan kenaikkan harga tiket bis, KA, kapal dan pesawat.
Seandainya di bulan puasa ini tidak ada kenaikan harga pangan dan transportasi, tentunya uang THR bisa digunakan untuk keperluan lainnya, ditabung atau untuk menyantuni anak yatim dan fakir miskin. Duh..kalo begini ceritanya, lalu apa bedanya antara bulan puasa dan bulan lainnya. Mudah-mudahn pengeluaran belanja yang besar di bulan puasa ini sejalan dengan limpahan pahala dari Tuhan.
Marhaban Ya..Ramadhan. Puji Tuhan, jika kita semua masih dikaruniai kesempatan untuk hadir di bulan Ramadhan.

Jumat, Agustus 31, 2007

Mana yang lebih berarti 1,000 ato 10,000

Kemarin siang, pas waktu istirahat kantor, saya makan ketoprak dipinggir jalan. Bener lho di pinggir jalan, bukan di tengah jalan he.he.he. Nah tepat di depan penjual ketoprak, ada pedagang buah Jambu Merah. Sambil makan saya mengamati proses tawar menawar antara si Pedagang dan calon Pembeli.

Penjual menawarkan dagangannya dengan harga Rp. 6,000.00, sedangkan si calon Pembeli keukeuh mengajukan penawaran dengan harga Rp. 5,000.000. Nah karena masing-masing pihak tidak ada yang mau mengalah maka Transaksi tidak terjadi. Saya jadi agak terbengong.

Kenapa ya..hanya karena Rp. 1,000 masing -masing pihak tidak mau mengalah. Bagi si penjual mungkin saja nominal seribu rupiah sangat berarti, karena itu merupakan keuntungannya, sedangkan bagi pembeli...saya engga tahu alasannya..kenapa enggan menaikkan harga tawarnya. Seandainya Si calon Pembeli mmau membeli dengan harga Rp. 6,000.00 maka bisa saja setelah di rumah dia akan disambut dengan riang oleh anggota keluarganya karena membawa oleh-oleh yang menyegarkan.

Kadang saya pun berperilaku rada pelit. Kalo naik kopaja/metromini dalam jarak deket hanya mau ngasih seribu perak. Padahal tarif jauh-dekat adalah Rp. 2,000. Ngapain ya..saya berperilaku seperti itu ? Kalo saya pergi makan siang serombongan dengan temen kantor, saya lebih rela membayar Rp. 5,000 untuk 5 orang penumpang dari pada membayar Rp. 2,000 untuk diri saya sendiri. Padahal kalo saya membayar Rp. 2000, maka sang kenek pasti riang gembira. Kalo pun saya engga rela harus membayar Rp. 2,000 untuk jarak dekat, mestinya saya bisa menganggap yang seribu rupiah sebagai infaq/ shodaqoh/ atau apalah namanya. Bukankah kita sering mendengar bahwa Tuhan akan membalas 10 kali lipat atas shodaqoh/ infaq yang kita berikan.

Pernah juga saya membaca berita sekolompok pelajar/mahasiswa berdemo hanya karena mereka harus membayar penuh ongkos metromini/ kopaja. Padahal sehari-harinya mereka bisa makan dikantin dengan dana Rp. 10,000. Belum lagi yang hobi merokok, sehari bisa ludes 1 pak rokok.

Mengapa ya..kita merasa lebih kaya dengan menghemat Rp.1,000 sedangkan di sisi lain kita rela menghabiskan puluhan ribu untuk membeli rokok, nongkrong di cafe, dan sebagainya.

Mengapa ?? Ora ngerti aku

Selasa, Agustus 28, 2007

Arisan!!!

Arisan!!! Siapa sih yang engga kenal kata Arisan. Hampir semua orang kita (halah.. kayak Polycarpus saja) maksud saya...orang Indonesia tentu mengenal kata Arisan. Namun di Era Modern ini, Arisan sudah dianggap sebagai budaya kampungan. Namun menurut saya, Arisan justru patut dilestarikan bahkan perlu semakin digiatkan.

Apa sih Arisan itu ? Arisan adalah sekumpulan orang yang bertemu secara rutin dalam periode tertentu dan membayar sejumlah uang yang telah disepakati secara bersama. Selanjutnya dengan model undian, dipilihlan salah satu anggota sebagai pemenang. Itu sih definisi sederhana versi saya. Definisi Arisan dapat juga dilihat di sini
Beberapa jenis arisan yang sedikit saya ketahui adalah :
  • Arisan Keluarga, biasanya anggotanya berasal dari satu trah/ keluarga besar

  • Arisan RT/RW, anggotanya ya..penduduk yang tinggal di RT/RW itu

  • Arisan Pengajian, anggotanya adalah para peserta pengajian

  • Arisan Selebritis, engga harus semuanya berprofesi jadi artis, yang penting ada yang bisa disebut artis atau mantan artis

  • Arisan Kantor, anggotanya engga mesti yang satu kantor, tetapi mungkin satu gedung

  • Arisan Daerah, anggotanya biasanya berasal dari satu daerah

  • Arisan Berantai,..wah hati-hati saja dengan jenis arisan yang satu ini


  • Apa sih untungnya ikut Arisan? Menurut saya ada beberapa keuntungan yang dapat dinikmati dari Arisan, antara lain :
  • Bersosialisasi, dengan bersosialisasi maka beban hidup anda akan sedikit lebih ringan karena ada tempat untuk curhat, sekaligus bisa untuk menambah koneksi

  • Tolong menolong, sebenernya itu merupakan tujuan utama Arisan. Melalui arisan, orang yang butuh duit seolah-olah mendapat pinjaman tanpa bunga. Hari gini cari yang gratisan..mana ada….untung ada arisan dech

  • Peluang marketing, nah ini adalah dampak positif tidak langsung. Dengan ngobrol sesame anggota arisan maka Anda dapat mengetahui kebutuhan mereka, selanjutnya Anda dapat menawarkan barang/ jasa yang Anda miliki

  • Melatih kedisiplinan, ini hukumnya adalah wajib. Kalo Anda sampai lalai membayar uang Arisan, bakal ada suara Dul Sumbang kea rah Anda


  • Selain ada manfaat, arisan juga ada sisi gelapnya, yaitu :
  • Gosip, tidak jarang arisan menjadi ajang bergosip paling indah di dunia ini, mulai dari kawin cerai artis, hingga masalah pribadi..idih ngeri bo’

  • Tidak berbunga, ini ada konsekwensi dari arisan. Kalo mau cari bunga..ya nabung saja di Bank

  • Duit melayang, ini adalah risiko financial terbesar yang Anda hadapi. Tetapi jangan khawatir, kalo pemelihan anggota Arisan dilakukan secara selektif, maka pelarian uang Arisan dapat diminimalisir


  • Nah..kalo Anda mempunyai uang lebih, mau diinvestasikan di Arisan atau Deposito ?

    Jumat, Juni 22, 2007

    Visit Jakarta Fair Kemayoran (JFK 2007)


    Minggu lalu, daku sekeluarga nyempetin diri datang ke JFK 2007. Aje gile, itu acara rame banget, padahal tiket masuknya lumayan mahal Rp.20,000. Daku muter-muter di JFK dari pukul 15.30win hingga 20.00wib. Meskipun udah 4,5 jam muter-muter, ternyata belum semua venue kite kunjungin. Kite orang belum sempet ngeliat barang hasil kerajinan daerah yang dipajang di Hall A dan C (kalo kagak salah).

    Dari pemantauan sekilas, ternyata panitia JFK cukup profesional. Jalanan cukup bersih dari sampah, toilet juga cukup bersih (& gratis he.he.he.) Pokoknya keren abis dech.

    Pada saat pembukaan JFK 2007, Pak SBY mengajak warga agar tidak boros dalam berbelanja. Maka untuk mendukung anjuran pak Presiden, maka daku juga belanja barang yang murah saja..yang diskon-nya mencapai 70%. Tetapi ...setelah dijumlahin ternyata besar juga jumlahnya...halah..maunya ngirit, ternyata malah gila belanja.

    Rencananya minggu ini, daku mau ke JFK lagi, mau borong aneka snack yang diobral Rp. 5,000 dapet 7 pak.....wah murah banget khan. Kalo minggu ini Anda tidak ada acara, engga ada salahnya Anda maen ke JFK 2007. Atau kalo masih males coba lihat website-nya di SINI, sapa tahu setelah itu Anda tergerak untuk dateng ke JFK 2007. Dijamin engga bakalan nyesel dech.

    Rabu, Mei 30, 2007

    Miss Universe 2007


    Tadi malem Nita ngingetin untuk nonton penganugerahan Miss Universe 2007. Istriku itu emang demen banget nonton acara Miss-miss-an seperti itu, mulai dari tingkat lokal seperti Cak & Ning, Abang None, tingkat nasional Putri Indonesia dan Miss Indonesia, hingga tingkat Internasional Miss Universe & Miss World.

    Kembali ke acara Miss Universe 2007, Aku & Nita sedih banget karena Agni Pratistha wakil Indonesia gagal masuk babak 15 besar. Jangan-jangan dulu si Artika berhasil lolos 15 besar hanya sebagai pemanis saja. Maksudnys supaya ditahun-tahun berikutnya Indonesia dapat mengirimkan wakilnya dan sekaligus membeli hak siarnya…yang lumayan mahal itu…..yaa..…tertipu dech kita. Moga-moga dugaan saya keliru.

    Di babak 15 besar, kita masih bisa cukup bergembira karena ada 3 wakil Asia Timur yaitu Farung Yuthithum (Thailand), Honey Lee (Korea)dan Riyo Mori (Japan).Memasuki babak 5 besar lebih gembira lagi karena Honey Lee dan Riyo Mori masih bertahan. Puncaknya…ketika Riyo Mori dinobatkan sebagai Miss Universe 2007, kita ikutan senang. (wah kayaknya masih primodialis juga nih…). Kayaknya Putri Indonesia harus belajar dari Saudara Tua yang dalam 2 tahun terakhir masuk 5 besar.

    Setelah perhelatan selesai, saya jadi mikir lagi, emangnya apa sih manfaat dari keikutsertaan Indonesia di ajang Miss Universe. Menang belum tentu, tetapi hebohnya minta ampun bahkan ada yang demo segala. Sedangkan di sisi lain, para jawara Olimpiade Fisika dan Olimpiade Matematika bahkan Juara Dunia Catur ternyata sepi dari pemberitaan. Ya..sudahlah..emang udah gitu kali tabiat kita, suka pada yang glamour dan gemerlap.

    Kapan nih Putri Indonesia bisa berjaya di tingkat Internasional

    Rabu, Mei 02, 2007

    The Ragunan Zoo

    Sekian tahun bermukim Jakarta, baru hari Minggu kemaren aku dan keluarga berwisata ke Kebun Binatang Ragunan…gile…luas banget. Sarana transaportasi cuup memadai, bisa naik Kopaja, TransJakarta atau pake kendaraan pribadi. Tiket masuknya juga relative murah yaitu Rp. 4,000 per orang (anak < 2 tahun, gratis), parkir mobil Rp. 2,500 sepuasnya.

    Kalo masuk dari Pintu Utara III, maka akan disambut dengan para fotographer, asyik khan ada yang cepret-cepret. Jadi waktu pulangnya..sempetin dech lihat hasil karya mereka, engga terlalu mahal kok dan mereka juga tidak terlalu agresif.

    Karena KB Ragunan cukup luas, aku sempet bingung lokasi mana saja yang harus dikunjungi. Seandainya disediain peta/ brosur tentu sangat membantu para wisatawan. Walah..cuman bayar Rp. 4,000 kok minta peta segala. Kayaknya pengelola KB Ragunan perlu menjalin kerja sama dengan pihak sponsor (perusahaan) untuk membuat brosur….lumayan khan..selain membudahkan wisatwan juga menambah penghasilan KB Ragunan.

    Untunglah, di dalam area KB Ragunan banyak dipasang tanda arah lokasi binatang sehingga kita engga bingung-bingung amat. Pengaturan kandang binatang yang tersebar juga membuat pengunjung baru seperti saya mengalami pegel-pegel di kaki karena musti berjalan muter-muter. Seandainya bisa di tata ulang dengan pola melingkar, pasti lebih pengunjung akan merasa lebih nyaman….waduh…ini sih perlu dana yang besar.

    Di KB Ragunan, saya hanya sempet melihat Gajah, Rusa, Komodo, Aneka Burung, Buaya Muara, Onta, Singa, Macan Putih, dan Jerapah. Yang laen kagak sempet, padahal saya di KB sekitar 3 jam. Saya juga sempet nonton Sirkus Mini yang berlangsung sekitar 15 menit dengan membayar tiket masuk Rp. 3,000. Binatangnya pinter-pinter dan lucu.

    Di KB Ragunan juga ada sarana Kereta Rp. 3,000 per orang untuk sekali putar area. Namun sayang jalur yang dilewati kereta justru melewati beberapa kandang binatang yang cuma berisi pohon dan semak belukar yaa…kecewa dong. Kalo mau mencoba Dokar (kereta kuda) juga bisa, cukup membayar Rp. 5,000 per Dokar, maka kita akan dibawa mengitari lapangan sekitar 3-5 menit. Nah kalo pingin ga capek berkeliling KB Ragunan, silahkan men-carter Dokar dengan biaya Rp. 100,000 per jam, cukup mahal juga sih. Oh ya.anda juga bisa mencoba naik Gajah lho di KB Ragunan, tapi sayang saya engga tarip-nya.

    Sekilas, saya melihat tidak terlalu banyak logo perusahaan yang terpampang di area KB Ragunan. Seandainya kerja sama pemasangan logo perusahaan bisa ditngkatkan, tentu sakan menambah pemasukan bagi KB Ragunan, sehingga mutu layanan dapat ditingkatkan. Atau seharusnya, hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah DKI/ Pemerintah Pusat. Ndak tahulah.

    Kamis, April 26, 2007

    Setting MMS & GPRS


    Saat ini, hampir semua jenis Henpun telah dilengkapi dengan fasilitas MMS dan GPRS, dan semua provider GSM juga telah menyediakan layanan tersebut. Kalo kita beli Henpun di yang bergaransi resmi, biasanya setting MMS/GPRS nya ostosmatis udah tersedia. Tapi...kalo kita beli henpun BM atau Refurbish atau Bekas atau beli di Negri jiram biasanya belum ada setingan MMS/GPRSnya.

    Ada beberapa cara untuk setting MMS/GPRS, bisa melalui Setting OTA melalui provider GSM atau provider content(biasanya di-charge Rp. 2000) atau setting manual (gratis) yang cukup rumit. Nah..kalo henpun-nya cap Nokia, maka ada alternatif setting lainnya yang juga gratis, yaitu melalui website nokia. Ikuti saja petunjuk yang ada..gampang tur gratis, cuman bayar koneksi internet. Setting MMS/GPRS tersebut bisa untuk semua jenis Nokia,semua negara. Untuk Indonesia bisa memilih Excelcom, Indosat & Telkomsel. Enakkan..

    Kalo ada yang mau isenk untuk jualan Setting MMS/GPRS via OTA, kayaknya bisa dipertimbangkan tuh. Bisa dijual Rp.1000 per settingnya, kalo ada 100 pembeli sehari, maka bisa menghasilkan Rp.100,000 sehari...wah lumayan tuh. Mau Mencoba ?

    Jumat, April 13, 2007

    Besar Pasak Daripada Tiang

    Pada zaman dulu, pepatah "Besar pasak daripada tiang" senantiasa dikumandangkan agar kita dapat berhemat, menyesuaikan antara pendapatan dan pengeluaran. Di masa sekarang ,dimana orang dapat dengan mudahnya mendapatkan Kartu Kredit, kayaknya pepatah tersebut masih berlaku.

    Dengan adanya Kartu Kredit, maka setiap transaksi menjadi lebih mudah. Kita tidak perlu banyak uang se-kantong plastik pada saat JJS di Mall. Dengan Kartu Kredit kita bisa membeli barang apa saja, meskipun duit lagi cekak. Kadang tanpa sadar pada saat JJS di Mall kita terpaksa membeli barang yang tidak kita perlukan hanya karena tergiur oleh promosi yang tengah berlangsung.

    Kadang kita tidak sadar bahwa, jumlah belanja melalui Kartu Kredit telah melampaui kemampuan kita untuk membayarnya. Lalu dengan serta merta kita menyalahkan si Kartu Kredit. Padahal yang salah khan si Penggunanya. Makanya kita musti selalu waspada kalo belanja memakai kartu kredit. Boleh saja sih belanjanya melebihi penghasilan, yang penting angsuran kartu Kreditnya masih dibawah penghasilan. Lha Kalo angsurannya saja sudah melebihi jumlah penghasilan...ya...meneketehe..

    Kamis, Februari 15, 2007

    Trade Idea 14 Feb 2007

    USD/JPY : Sell at 121.80-122.00, S/L at 122.20-40
    EUR/USD : Sell at 1.3070-1.3100, S/L at 131.20-40
    GBP/USD : Buy at 1.9420-1.9450, S/L at 1.9400-1.9370
    AUD/USD : Sell at 0.7800-0.7830, S/L at 0.7850-0.7880
    NZD/USD : Sell at 0.6920-0.6950, S/L at 0.6980-0.7020
    XAU/USD : Sell at 668.00, S/L at 685

    This analisys is for information purposes only. It is not intended to constitute any form of financial advice or recommendation of, or an offer to buy or offer to sell, any security or other financial product. I recommend that you seek your own independent legal or financial advice before proceeding with any investment decision.

    Senin, Juli 17, 2006

    Balada Transaksi Forex

    Membaca tulisannya Om Priyadi “Masih Tentang Maxgain dan Penipuan Forex”, saya ingin berbagi sedikit pengalaman mengenai dunia Forex yang saya geluti sejak 4 tahun terakhir ini. Pada dasarnya Forex adalah suatu transaksi yang sangat amat dinamis. Ada banyak hal yang mempengaruhi pasar Forex. Karena itu sebelum kamu terjun ke dunia Forex, kamu kudu faham betul apa itu forex dan trik apa agar selalu untung.
    Berdasarkan pengalaman saya yang baru secuil itu, pergerakan harga (kurs) forex ditentukan oleh :
    Faktor Tehnikal, yaitu data (kurs) historis
    Faktor Fundamental, yaitu data/ kebijakan ekonomi.
    Faktor Sentiment dan Flows
    Faktor Geopolitik, antara lain peperangan, bom, terorisme

    Hingga saat ini saya belum bisa menghitung seberapa besar pengaruh masing-masing faktor tersebut terhadap pergerakan Kurs Forex, karena tergantung pada kondisi yang ada.
    Contoh kasusnya adalah kurs USD/JPY. Pada hari Jumat siang BOJ menetapkan kenaikan suku bunga sebesar 0.25%. Secara fundamental, seharusnya kenaikan suku bunga tersebut mendorong penguatan Yen, namun ternyata harga minyak dunia yang teruk naik hingga USD 77 per barel, akibatnya Yen justru melemah setelah kenaikan subunga tersebut.
    Di lain waktu, ketika harga minyak dunia meningkat hingga USD80 per barel, namun tiba-tiba muncul data naker Amerika yang sangat buruk maka Yen justru menguat.
    Nah untuk mempelajari itu semua, engga cukup hanya seminggu atau 2 minggu dan kalo kamu sudah tahu semua BUKAN JAMINAN UNTUNG...bingung khan...itulah Forex.

    Setelah kamu tahu model-model analisa Forex, sekarang kamu perlu tahu sumber informasi keempat faktor tersebut. Untuk itu kamu perlu jadi pelanggan bloomberg atau reuters, tetapi mahal bo...ribuan dollar per bulan. Alternatif lainnya ya...memantau kurs dengan Bloomberg/Retuters versi web. atau Yahoo Finance . Mengapa perlu dipantau?? Supaya kalo kamu tanya kurs (harga) ke broker, kamu tidak di bohongin. Beberapa broker nakal akan memberikan indikasi harga yang terlalu melebar dibandingkan indikasi harga Bloomberg/ Retuters. Ya...namanya juga cari untung...INGET BROKER ENGGA PERNAH RUGI , kalo ada broker rugi....berarti broker stupid-tupid.

    Kalo kamu melakukan transaksi Forex lewat suatu perusaahaan keuangan, maka SALES PERSON dari perusahaan tersebut akan selalu untung karena dia berfungsi seperti Broker. Semakin banyak kamu melakukkan Transaksi Forex (baik itu Laba/ Rugi) maka sales akan selalu mendapat komisi dari transaksi yang kamu lakukan. Tetapi PERUSAHAAN tempat Sales bisa rugi, kalau manajer investasinya lagi sial.

    Berapakah modal yang diperkukan untuk maen Transaksi Forex ?
    Kalo mau maen dengan Margin Trading, maka modalnya mungkin bisa dibawah 50juta...silahken tanya ke Bank atau Company yang terdaftar, tetapi kamu bisa transaksi dengan nominal hingga 500juta. Perlu di-inget bahwa duit 50juta tersebut sebaiknya bukan hasil ngutang, atau simpenan kamu selama puluhan tahun. Modal 50juta sebaiknya duit nganggur yang engga kamu pakai. Mengapa ???
    Karena kalo lagi apes, duit 50juta tersebut bisa melayang hanya dalam hitungan meniit bahkan detik...
    Bagaimana keuntungannya ? Kalo kamu bisa rugi dalam sekejap, maka kamu juga bisa untung dalam sekejap..maksudnya dalam hitungan menit/ detik uang kamu yang 50juta bisa berkembang jadi 150 ribu bahkan lebih.....

    Itulah sedikit yang bisa saya share buat kamu-kamu semua.
    Dalam investasi ada pepatah High Risk High Return, No Risk No Gain.
    Nah…sekarang...pinter-pinternya kamu mengelola duit, mau deposito, transaksi Forex atau disumbangkan ke Fakir Miskin …terserah padamu.
    Salam…

    Kamis, Juni 29, 2006

    Intro to Mortgage Securities

    What are mortgage securities ?
    Mortgage securities represent an ownership interest in mortgage loans made by financial institutions to finance the borrower’s purchase of a home or other real estate.

    Mortgage securities are created when these loans are packaged, or “pooled,” by issuers or servicers for sale to investors.

    Investors may purchase mortgage securities when they are issued or afterward in the secondary market.

    The majority of mortgage securities are issued or guaranteed by agency of the US Gov ,Ginnie Mae (Government National Mortgage Association) or by government-sponsored enterprises (GSEs) such as Fannie Mae (Federal National Mortgage Association) and Fredie Mac (Federal Home Loan Mortgage Corporation), known as “agency” mortgage securities.
    Ginnie Mae is a government-owned corporation within the Department of Housing and Urban Development.

    These agencies buy qualified mortgage loan or guarantee polls of such loans originated by financial institutions, securitize the loan, and distribute the securities through the dealer community

    Some private institutions also package various types or mortgage loans and mortgage pools, known as “private label” mortgage securities.

    Mortgage Securities VS Fixed Income Securities ?
    Investors in Fixed-Income Securities earn coupon rate over the life of the bond then receives a repayment of principal in a single lump sum when the bond matures.
    While, investors in mortgage securities earn a coupon rate, but receives repayments of the principal in increments over the life of the security, as the underlying mortgage loans are paid off.

    The cash flow on mortgage securities is irregular, since homeowners refinance their loans to take advantage of lower interest rate or prepay their mortgage for some other reason.

    Mortgage securities are sold and traded in terms of their assumed “average life” rather than their maturity dates. The average life is the average amount of time that will elapse from the date of MBS purchase until principal is repaid based on assumed prepayment forecast.