Pada umunmya jika kita bertanya pada seseorang tentang harapannya di masa depan, maka jawabannya adalah ingin jadi orang kaya, jutawan, miliuner bahkan trilyuner. Mengapa demikian ? Mungkin hal ini disebabkan sedari kecil kita selalu diarahkan bahkan mengarahkan diri sendiri untuk berorientasi pada uang. Apakah salah ?
Bagi saya bukan masalah salah atau benar, tetapi kita perlu bertanya kembali apakah uang adalah segalanya ?
Pada umumnya kita menganggap dengan uang kita bisa mendapatkan segalanya, dengan uang urusan menjadi lebih mudah. Benarkah ? Mari kita telaah lebih lanjut.
Dengan kekayaan yang berlimpah, kita bisa membeli apa saja, termasuk membeli harga diri seseorang. Tapi ada satu hal yang tidak bisa dibeli dengan kekayaan, yaitu SEHAT. Jika kita dalam kondisi SAKIT, maka segede apapun rumah kita, sebanyak apapun pabrik kita, semuanya terasa hambar. Tak jarang, harta kita menyusut drastis untuk biaya pengobatan. Jadi percuma kita jadi trilyuner kalo diri kita hanya bisa terbaring di tempat tidur.
Jadi sebaiknya pilih mana, SEHAT atau KAYA ?
Kalau tubuh sehat, namun kekayaan hanya seupil, juga terasa tidak enak. Mau beli kasur spring bed, kagak punya duit. Mau jalan-jalan ke Mall tanpa duit, yang di dapet cuman ngences saja. Mau jalan-jalan ke Luar Negeri, cuman khayalan saja.
Jadi gimana donk ?
Ya..berdoa saja menjadi orang Sehat dan Beruntung. Jika kita beruntung, maka ada saja jalan untuk mewujudkan keinginan kita. Beberapa kali ada kejadian nasabah bank dengan saldo tabungan hanya ratusan ribu rupiah, eh...ndilalah dapet hadiah mobil. Saya juga pernah mendengar orang yang berangkat haji berkali-kali atas biayai tetangganya. Enak khan ? Tidak kaya raya, tetapi dapat undian mobil, naik haji dibayarin, bahkan bisa jalan-jalan ke eropah. Itulah enaknya jadi orang beruntung.
Gimana caranya supaya bisa jadi orang beruntung ?
Caranya ya berdoa. Berdoa agar kita dijadikan orang yang selalu beruntung.
Kenikmatan duniawa tidak hanya bisa ditebus dengan uang, melainkan juga dapat ditebus dengan keberuntungan.
Jadi mulai sekarang, dalam setiap DO'A, jangan lupa untuk selalu meminta diberi kesehatan dan keberuntungan.
Rabu, September 24, 2008
Rabu, September 17, 2008
Di Duitku Ada Duitmu

Ramadhan hanya tinggal 2 minggu lagi. Pembagian THR juga hampir tiba. Nah engga ada syalahnya, kalo mulai sekarang kita menghitung sisa kekayaan yang ada ditambah perkiraan THR yang akan diterima. Sekiranya harta kekayaan kita sudah mencapai batas tertentu, maka jangan lupa mengitung besarnya zakat mal. Inget lho di dalam duit kita ada harta kaum miskin. Jadi kalo kita membayar zakat, hakikatnya bukanlah kita berbuat baik, tetapi kita hanya menyerahkan harta yang memak menjadi hak fakir miskin. Meskipun demikian Allah tetap menjanjikan kemuliaan bagi orang yang mau mengeluarkan zakat.
Nah..kalo mau menambah amal ibadah..jangan lupa bersedekah dan berinfaq.
Awas lho.. kalau sampai tidak mengeluarkan zakat, maka puasa kita menjadi sia-sia. Cuman dapet haus dan dahaga..eh.maksudnya haus dan lapar.
Nah kalo ada yang belum tahu tentang tatacara perhitungan zakat, silahkan berkonsultasi dengan petugas Amil Zakat. Konsultasinya gratis koq, emgga pake bayar alias free of charge.
Ayo...jangan lupa bayar zakat ya..
Rabu, September 10, 2008
Once Upon a Time in HK (Babak 1)
Akhir bulan Agustus, Daku berkesempatan singgah di Hong Kong. Dalam benak-ku, terbayang bakal banyak bertemu dengan penduduk HK (lha masak ketemu orang Negro). Eh...tibaknya, daku salah sangka. Sejak dari dalam pesawat...daku sudah bertemu dengan Ras Sawo Matang yang bersiap mengais rezeki di HK. (Mungkin tepatnya bukan mengais..lha wong gajinya HKD 3,400 setara dengan Rp. 4juta/ bulan).
Dari Bandara, daku numpang bus menuju Causeway Bay, dan ketika turun bus,..eh..lha kok pas di depan Toko Chandra yang konon katanya milik orang Indonesia.

Karena cuma bawa HKD terbatas, maka daku pun mencoba menukar uang ke Chandra...eh..lha yang jaga counternya orang Indonesia juga. Ketika lagi muter-muter nyari alamat penginapan, eh..ketemu lagi dengan beberapa orang berparas melayu sedang ngobrol dengan basa jawa. Lha ...saya ini sedang ada di HK atawa di Jawa ya..jadi rada bingung.
Tiba-tiba temenku melihat sosok selebritis Indonesia yang lagi jalan sendirian di sekitaran Causeway Bay, maka dengan serta merta daku bertiga menyapanya dan tak lupa mengabadikan momen tersebut dengan berphoto ria. Mau tahu siapa dia ? Tak lain dan tak bukan adalah Mas Benjo dari Kelompok Band Team Lo.

Berhubung daku bertiga nyampe di HK udah sore, maka perutpun udah mulai kerocongan. Nah sesuai pesan dari temans di Jakarta, maka daku pun mencoba mencari tempat makan yang paling enak di HK. Kata temen-ku hukumnya wajib makan di tempat itu kalo lagi di HK. Maka dengan sisa-sisa tenaga, daku bertiga menyusuri jalanan yang ramai mencari Resto dimaksud. Lokasinya tidak jauh dari Toko Chandra, daku pun segera memesan menu special yaitu Rawon..(halah...udah jauh-jauh ke negeri seberang kok yang dicari masih rawon juga). Ternyata rawonnya enak juga, engga beda jauh dengan rawon surabaya. Udah pernah nyobain juga ? kalo belum pernah silahkan datang ke sana. Di Resto tersebut tersedia aneka masakan Indonesia ada sop buntut, ada gulai, ada juga beras kencur. Mau tahu namanya ? Judul restonya adalah Warung Malang Club (WMC). Kayaknya WMC itu jadi jujugannya WNI yang lagi kangen dengan masakan Indonesia.
Dari Bandara, daku numpang bus menuju Causeway Bay, dan ketika turun bus,..eh..lha kok pas di depan Toko Chandra yang konon katanya milik orang Indonesia.
Karena cuma bawa HKD terbatas, maka daku pun mencoba menukar uang ke Chandra...eh..lha yang jaga counternya orang Indonesia juga. Ketika lagi muter-muter nyari alamat penginapan, eh..ketemu lagi dengan beberapa orang berparas melayu sedang ngobrol dengan basa jawa. Lha ...saya ini sedang ada di HK atawa di Jawa ya..jadi rada bingung.
Tiba-tiba temenku melihat sosok selebritis Indonesia yang lagi jalan sendirian di sekitaran Causeway Bay, maka dengan serta merta daku bertiga menyapanya dan tak lupa mengabadikan momen tersebut dengan berphoto ria. Mau tahu siapa dia ? Tak lain dan tak bukan adalah Mas Benjo dari Kelompok Band Team Lo.
Berhubung daku bertiga nyampe di HK udah sore, maka perutpun udah mulai kerocongan. Nah sesuai pesan dari temans di Jakarta, maka daku pun mencoba mencari tempat makan yang paling enak di HK. Kata temen-ku hukumnya wajib makan di tempat itu kalo lagi di HK. Maka dengan sisa-sisa tenaga, daku bertiga menyusuri jalanan yang ramai mencari Resto dimaksud. Lokasinya tidak jauh dari Toko Chandra, daku pun segera memesan menu special yaitu Rawon..(halah...udah jauh-jauh ke negeri seberang kok yang dicari masih rawon juga). Ternyata rawonnya enak juga, engga beda jauh dengan rawon surabaya. Udah pernah nyobain juga ? kalo belum pernah silahkan datang ke sana. Di Resto tersebut tersedia aneka masakan Indonesia ada sop buntut, ada gulai, ada juga beras kencur. Mau tahu namanya ? Judul restonya adalah Warung Malang Club (WMC). Kayaknya WMC itu jadi jujugannya WNI yang lagi kangen dengan masakan Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)