Tampilkan postingan dengan label Seleb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seleb. Tampilkan semua postingan

Rabu, September 10, 2008

Once Upon a Time in HK (Babak 1)

Akhir bulan Agustus, Daku berkesempatan singgah di Hong Kong. Dalam benak-ku, terbayang bakal banyak bertemu dengan penduduk HK (lha masak ketemu orang Negro). Eh...tibaknya, daku salah sangka. Sejak dari dalam pesawat...daku sudah bertemu dengan Ras Sawo Matang yang bersiap mengais rezeki di HK. (Mungkin tepatnya bukan mengais..lha wong gajinya HKD 3,400 setara dengan Rp. 4juta/ bulan).

Dari Bandara, daku numpang bus menuju Causeway Bay, dan ketika turun bus,..eh..lha kok pas di depan Toko Chandra yang konon katanya milik orang Indonesia.


Karena cuma bawa HKD terbatas, maka daku pun mencoba menukar uang ke Chandra...eh..lha yang jaga counternya orang Indonesia juga. Ketika lagi muter-muter nyari alamat penginapan, eh..ketemu lagi dengan beberapa orang berparas melayu sedang ngobrol dengan basa jawa. Lha ...saya ini sedang ada di HK atawa di Jawa ya..jadi rada bingung.

Tiba-tiba temenku melihat sosok selebritis Indonesia yang lagi jalan sendirian di sekitaran Causeway Bay, maka dengan serta merta daku bertiga menyapanya dan tak lupa mengabadikan momen tersebut dengan berphoto ria. Mau tahu siapa dia ? Tak lain dan tak bukan adalah Mas Benjo dari Kelompok Band Team Lo.



Berhubung daku bertiga nyampe di HK udah sore, maka perutpun udah mulai kerocongan. Nah sesuai pesan dari temans di Jakarta, maka daku pun mencoba mencari tempat makan yang paling enak di HK. Kata temen-ku hukumnya wajib makan di tempat itu kalo lagi di HK. Maka dengan sisa-sisa tenaga, daku bertiga menyusuri jalanan yang ramai mencari Resto dimaksud. Lokasinya tidak jauh dari Toko Chandra, daku pun segera memesan menu special yaitu Rawon..(halah...udah jauh-jauh ke negeri seberang kok yang dicari masih rawon juga). Ternyata rawonnya enak juga, engga beda jauh dengan rawon surabaya. Udah pernah nyobain juga ? kalo belum pernah silahkan datang ke sana. Di Resto tersebut tersedia aneka masakan Indonesia ada sop buntut, ada gulai, ada juga beras kencur. Mau tahu namanya ? Judul restonya adalah Warung Malang Club (WMC). Kayaknya WMC itu jadi jujugannya WNI yang lagi kangen dengan masakan Indonesia.

Sabtu, Mei 17, 2008

Remaja 19 Tahun Jadi Walikota

Ketika Bang DOEL (Rano Karno) terpilih menjadi Wakil Bupati Tangerang dan Dede Yusuf terpilih menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat, maka muncul beberapa komentar miring tentang artis yang menjadi pejabat publik. Bahkan ada yang rada sewot menyatakan bahwa kemungkinan Mas Tukul bisa jadi Presiden RI. Apalagi ketika Syaiful Jamil dan Didin Bagito ikutan mencalonkan diri menjadi calon Wakil Walikota Serang, maka suara sumbang tentang pencalonan artis sebagai pejabat publik semakin nyaring.

Sebenernya, dengan sistem pemilihan langsung seperti sekarang ini, maka siapa saja bisa mencalonkan diri menjadi Bupati/Walikota, Gubernur bahkan Presiden baik melalui jalur partai maupun jalur independen. Dari Sopir Bajaj sampai Profesor lulusan universitas luar negeri punya kesempatan yang sama untuk menjadi Pemimpin. Apa salahnya kalo ada artis ikut mencalonkan diri dalam Pemilu. Saat ini sebagian besar daerah hanya mensyaratkan minimal lulus SLTA/SMA/SMU untuk menjadi calon Pemimpin Daerah. Padahal kita tahu bahwa sebagian besar artis kita merupakan lulusan SLTA bahkan banyak juga yang lulusan S2, jadi apa salahnya kalo mereka ikut memeriahkan Pilkada bahkan PilPres.

Tadi pagi, ketika saya membaca koran IndoPos halaman 3, saya menemukan berita yang berjudul REMAJA 19 TAHUN PIMPIN KOTA DI AS. Gubraaakkkk....Huebat banget. Yang seperti ini pasti gak bakalan terjadi di Indonesia. Mengapa ? Karena para tokoh Sepuh masih tidak rela berada dibawah ketiak anak muda. Gengsi Dong.

John Tyler Hammons yang masih berusia 19 Tahun akan memimpin kota Muskogee di Negara Bagian Oklahoma, AS. Dia merupakan walikota termuda kedua di AS. Walikota termuda di AS adalah Michael Sessions yang memimpin kota Hillsdale di Negara Bagian Michigan pada usia 18 tahun. Huebat khan.
Konon khabarnya beberapa Kades (Kepala desa) di Indonesia yang dipilih secara langsung oleh warga juga masih berumur 20-30th. Beberapa anggota DPR juga berusia dibawah 30 tahun. Wah huebat juga khan. Kapan ya ada Walikota, Gubernur, atau Presiden berusia dibawah 30 tahun ?
Berita tentang walikota remaja AS bisa di baca di Radar Bogor Online, ABC NEWS, atau cari di Mas Google atau baca beritanya di bawah sini :

17-05-2008 11:16 WIB (Radar Bogor Online / IndoPos Edisi Cetak)
Remaja 19 Tahun Pimpin Kota di AS
Baru Lulus SMA Jadi Walilikota

MUSKOGEE – Kota Muskogee di Negara Bagian Oklahoma, Amerika Serikat, dipimpin seorang remaja berusia 19 tahun sebagai wali kota. John Tyler Hammons, nama walikota termuda kedua di AS itu, bahkan masih menempuh pendidikan tinggi di Universitas Oklahoma. Wali kota termuda di AS adalah Michael Sessions yang terpilih memimpin Hillsdale, Negara Bagian Michigan, saat usianya baru menginjak 18 tahun.

Hammons mendapat kepercayaan memimpin kota berpenduduk sekitar 38.000 tersebut setelah meraih 70 persen suara dalam putaran kedua pemilihan wali kota 13 Mei lalu. Saat diwawancarai ABCNews.com, dia menyatakan sangat gembira atas kemenangan itu.

Meski di luar kebiasaan –seorang remaja memimpin sebuah kota– dia tetap merasa normal sebagaimana remaja lainnya. ’’Di luar keinginan besar saya di pemerintahan, saya cukup normal. Saya mungkin supernormal,’’ kelakarnya.

Pengambilan sumpah dijadwalkan berlangsung 19 Mei lusa. Hammons berharap jabatannya itu adalah awal karir politiknya. Dia yakin bidang yang dipilihnya adalah jalan terbaik untuk masa depannya. ’’Ini yang saya rasa benar untuk dilakukan. Saya mencoba sebisa saya untuk memastikan itu terjadi,’’ ujarnya.

Ketertarikan Hammons terhadap politik terlihat pada bidang yang dipelajari di Universitas Oklahoma. Dia mengambil jurusan ilmu politik dalam kuliahnya yang masih dua semester. Dia baru lulus SMA setahun lalu.
Meski sangat muda, dia yakin mampu memimpin kota dengan sembilan orang anggota dewan kota tersebut. ’’Satu-satunya hal yang merisaukan saya adalah bahwa saya tidak pernah menjadi wali kota sebelumnya,’’ ungkapnya.

Meski belum resmi dilantik, banyak hal yang telah menarik perhatiannya untuk segera diselesaikan. Salah satunya adalah masalah kejahatan di Muskogee. ’’Keamanan publik adalah sesuatu yang akan kita jamin,’’ ujarnya.
Hal lain yang ingin dilakukannya adalah mempromosikan penerimaan terhadap perbedaan di kotanya. ’’Muskogee adalah tempat yang sangat beragam. Kita harus memecahkan segala rintangan dan saya rasa dengan kemenangan saya, kita bisa melakukannya,’’ ujarnya.

Sebagai sesama wali kota remaja, Sessions memberikan beberapa saran kepada Hammons. ’’Hammons akan dilihat sebagai orang luar dan anak kecil dalam beberapa kunjungan kehormatan, tapi dia harus mengatasinya,’’ tuturnya.

Apa yang disarankan Sessions itu berdasar pengalaman pribadi yang dijalani selama dia menjabat wali kota termuda. Dia juga meminta agar Hammons berani menyangkal jika dalam sebuah rapat orang yang lebih tua membuat komentar yang tidak masuk akal. Bagaimanapun, hanya waktu yang bisa membuktikan mereka akan menjadi wali kota yang andal atau tidak. (berbagai sumber/sha/ruk)


Photo Mas Walikota dicopy dari http://www.southernledger.com

Selasa, April 08, 2008

Yovie & Nuno


Udah tahu yang namanya grup Band Yovie & Nuno ? Pasti udah banyak yang tahu. Waktu pertama kali muncul dengan nama Yovie & The Nuno, daku engga Ngeh siapa saja personilnya. Yang aku tahu cuman si Yovie. Begitu pula waktu mereka berganti nama, daku juga masih belum Ngeh siapa saja membernya. Lebih konyol lagi, daku mengira Nuno itu adalah nama salah satu personilnya. Daku mengira yang namanya Nuno adalah vokalisnya. Gubraaakkkk. Ternyata salah ding.


Setelah daku membeli CDnya, baru dech daku tahu siapa saja mereka...he.he.he. jadi malu. Kebetulan daku beli yang album yang berjudul The Special One. Lagunya bagus-bagus khas Yovie & Nuno (halah...khan engga mungkin khas Iwan Fals). Ada salah satu lagunya yang kayaknya cocok buat High Quality Jomblo yang belum berani nembak pasangannya. Judulnya Janji Suci, liriknya seperti ini :

Dengarkanlah, wanita pujaanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini
Aku ingin mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buat ku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Aku lah yang terbaik untukmu
Dengarkanlah, wanita impianku
Malam ini akan kusampaikan
Janji suci, satu untuk selamanya
Dengarkanlah kesungguhan ini

Nah...jadi pede saja kalo mau mengungkapkan perasaan. Pede saja dech.

Jumat, Agustus 24, 2007

Heboh 3 Stanza

Pada saat pertama kali membaca berita mengenai R.M. Roy Suryo yang dengan bangganya mengklaim sebagai orang yang pertama kali menemukan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya versi lengkap, pikiran negatif langsung mengalir di benak saya...waduh..mau ngapain lagi orang ini. Selanjutnya beberapa orang yang pernah melakukan penelitian yang sama pun mulai melakukan penyanggahan. Wah...jadi seru dech..

Pas lagi mampir ke blognya Anang saya mendapatkan klip Indonesia Raya 3 Stanza dan komentar yang masuk rata-rata cukup pedes buat om Roy. Tetapi setelah membaca majalah Gatra edisi...waduh aku lupa edisinya..mungkin edisi 39-40, ada tulisan pembelaan dari Om Roy mengapa dia bergairah sekali dengan penemuannya tersebut. Ternyata om Roy sudah pernah menanyakan kepada Kepala Arsip Nasional mengenai keberadaan Lagu Asli Indonesia Raya, dan di jawab "tidak ada" pada saat itu. Namun hal itu kemudian di ralat. Om Roy lebih bersemangat lagi untuk melacak lagu Indonesia Raya setelah para sesepuh mendukungnya.

Bisa jadi di negeri ini ada beberapa orang yang memiliki koleksi atau pernah melakukan penelitian mengenai Lagu Indonesia Raya versi asli, namun karena mungkin pemberitaannya hanya berskala lokal, maka yang tahu pun hanya sedikit. Nah ketika Om Roy melansir berita tersebut..maka orang mulai ramai membicarakannya.

Dari kejadian tersebut sebenernya ada pelajaran menarik yang dapat kita petik. Pertama mengenai cakupan berita. Jika suatu berita hanya disiarkan/ disebarkan secara terbatas, maka yang tahu hanya kalangan terbatas saja. Ketika ada orang lain menyebarkan berita yang sama dikemudian hari (3 tahun kemudian) maka bisa saja orang yang baru mendengarnya menganggap sebagai Berita Baru.

Pelajaran kedua. Sebagus apapun berita yang disampaikan, jika penyampai berita bukan siapa-siapa (bukan tokoh) maka akan dianggap biasa saja. Tetapi ketika berita yang sama disampaikan oleh Tokoh Nasional, maka gaungnya akan terasa sekali.

Kalo pemerintah menetapkan Lagu Indonesia Raya 3 Stanza sebagai lagu kebangsaan, maka pengerekan bendera akan berjalan sangat lambat karena harus menunggu 4 menit untuk sampai ke puncak. Mungkin ini jadi salah satu alasan pemerintah menetapkan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat ini karena lebih pendek.

Jumat, Juli 20, 2007

Live Free or Die Hard

Udah beberapa bulan gw engga nonton pilem di bioskop. Nah hari Minggu lalu, gw & bini, nyempetin nonton pilem Die Hard 4, terpaksa deh si Rafa dititipin ke Tante. Waktu ngeliat daftar pemainnya, waduh yang gw kenal cuman Bruce Willis doang. Tetapi ya sudahlah..gw cuma bisa berdoa supaya pilemnya tetap bagus.

Ternyata secara umum, Live Free or Die Hard cukup bagus, cuman ada beberapa yang rada aneh. Bruce koq bisa-bisanya setiap mau pergi sudah tersedia mobil bahkan helikopter. Yaa..namanya juga pilem, kalo engga Bruce engga nemuin mobil atawa helikopter pilemnya pasti butuh waktu 2 jam..soalnye nungguin Bruce jalan kaki he.he.he.

Namun ada yang gw suka dari pilem DH4, yaitu masih dipakainya Nokia 9300. Bayangin di era orang sedang gegap gempita menyambut kehadiran Nokia E90, eh..lha koq masih pake 9300 buat nge-hack komputer. Biasanya pilem-pilem baru dipakai buat ajang promosi gadget baru, tetapi yang ini koq agak lain. Mungkin tipikal orang bule agak beda dengan orang Indonesia. Setahu ku di Amrik harga henpun dibundel dengan harga langganan selama 2 tahun (harga henpu-nya kadang USD 0), sehingga dalam waktu 2 tahun ,orang cenderung males gonta ganti henpun. Beda banget dengan orang Indo yang kadang dalam setahun bisa ganti henpun 4 kali.

Setelah ngeliat DH4, gw jadi teringat ama pilem lama yang berjudul The Net yang dibintangi ama Sandra Bullock, sama-sama serunya, cuman DH4 lebih banyak adegan bak bik buk. Udah berkali-kali nonton The Net tetapi masih juga belon bosen. Mudah-mudahn gw juga engga bosen nonton DH4 berulang-ulang, dan tetap pede pake 9300i.

Masih ada satu hal rada bikin sebel, itu lho yang namanya FBI koq datangnya terlambat sih. FBI baru nongol menjelang pilem berakhir, bayangkan kalo durasi pilemnya diperpendek, pasti penonton engga bakalan ngeliat kedatangan orang-orang FBI. Mungkin para FBI ini lagi nonton Inul bergoyang Ngebor, jadi terlambat dech..datang ke TKP.

Jumat, Juni 22, 2007

Every Breath Bernanke Takes

">
Tahun lalu sih udah pernah lihat clip ini di YouTube, tetapi waktu iseng-iseng liat lagi, ternyata masih OK punya. Kayaknya cucok dengan kondisi Jakarta menjelang pillkada. Nantinya, yang kalah engga perlu ngadain demonstrasi atau melakukan perbuatan anarkhi lainnya, cukup buat album kekalahan plus video-clip-nya. Dijamin dech modal kampanye pilkada bisa balik lagi. he.he.he.

Jumat, Juni 15, 2007

Believe or Not

Minggu ini saya membaca berita mengenai bantuan perumahan bagi para mantan atlet nasional. Punji syukur, akhirnya pemerintah membuka mata untuk membantu para atlet yang dulunya pernah mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Tetapi, dibalik kisah bantuan rumah tersebut, ada satu kisah yang mestinya perlu diteliti lebih dalam lagi, yaitu perubahan kelamin yang dialami oleh Karnah (atlet lempar lembing) yang semula berkelamin wanita, berubah menjadi laki-laki. Kisahnya bisa dibaca di Pos Kota, Surya, Media Indonesia dan media lainnya.

Kalo di dunia barat, hal ini pasti akan diteliti lebih dalam. Entahlah kalo di negeri RI. Keajaiban yang ada disekitar kita, seringkali tidak menimbulkan gairah untuk mempelajarinya. Mungkin kita terbiasa menghubungkan keajaiban dengan dunia gaib, sehingga males untuk memikirkannya.

Senin, Juni 11, 2007

Pak Harto Birthday


Pada tanggal 8 Juni kemarin, merupakan hari ulang tahun Pak Harto yang ke 86. Selamat ulang tahun ya Pak.
Entah di sengaja atau tidak, beberapa hari menjelang ultahnya Pak Harto, ada demo yang menuntut agar Pak Harto diadili. Kasian banget Pak Harto, di masa tuanya, harus menghadapi hinaan dan cacian. Bahkan orang yang dulu selalu mendekatinya dan berkawan akrab, sekarang malah menjadi orang yang paling gencar menghujat Pak Harto. Waduh..ternyata tipis banget beda-nya antara oportunis, pengkianat, dan orang yang taubat. Ya...hanya Tuhan yang tahulah.

Saya sangat salut kepada para reformis sejati yang senantiasa berjuang untuk menegakkan kebenaran. Tetapi saya juga salut kepada para pengikut setia Pak Harto yang berani mengambil resiko untuk tetap bersama Pak Harto.

Seandainya Pak Harto masih berkuasa, tentunya ulang tahun Pak Harto akan diberitakan dengan gencar. Namun sekarang ini berita ultah Pak Harto hanya secuil. Kebetulan saya menemukannya dihalaman belakang koran Indo Pos. Kerana penasara, aku coba googling dan menemukan beberapa berita ultah Pak Harto di Antara, Gatra, dan Detik, RRI, Sindo. Kalo masih penasaran silahkan cari densiri yang lainnya.

Sebenernya saya tidak hanya lupa hari lahirnya Pak Harto. Saya juga engga tahu hari lahirnya Bung Karno, Bung Hatta dan para pemimpin bangsa lainnya. Padahal, kalo kita mau meluangkan sedikit waktu dengan membuka Ensiklopedia Tokoh Indonesia, maka kita bisa belajar banyak mengenai para tokoh Indonesia. Ya..semoga Tuhan memaafkan daku.

==
NB: karikatur di-colong dari Jawa Pos

Rabu, Mei 30, 2007

Miss Universe 2007


Tadi malem Nita ngingetin untuk nonton penganugerahan Miss Universe 2007. Istriku itu emang demen banget nonton acara Miss-miss-an seperti itu, mulai dari tingkat lokal seperti Cak & Ning, Abang None, tingkat nasional Putri Indonesia dan Miss Indonesia, hingga tingkat Internasional Miss Universe & Miss World.

Kembali ke acara Miss Universe 2007, Aku & Nita sedih banget karena Agni Pratistha wakil Indonesia gagal masuk babak 15 besar. Jangan-jangan dulu si Artika berhasil lolos 15 besar hanya sebagai pemanis saja. Maksudnys supaya ditahun-tahun berikutnya Indonesia dapat mengirimkan wakilnya dan sekaligus membeli hak siarnya…yang lumayan mahal itu…..yaa..…tertipu dech kita. Moga-moga dugaan saya keliru.

Di babak 15 besar, kita masih bisa cukup bergembira karena ada 3 wakil Asia Timur yaitu Farung Yuthithum (Thailand), Honey Lee (Korea)dan Riyo Mori (Japan).Memasuki babak 5 besar lebih gembira lagi karena Honey Lee dan Riyo Mori masih bertahan. Puncaknya…ketika Riyo Mori dinobatkan sebagai Miss Universe 2007, kita ikutan senang. (wah kayaknya masih primodialis juga nih…). Kayaknya Putri Indonesia harus belajar dari Saudara Tua yang dalam 2 tahun terakhir masuk 5 besar.

Setelah perhelatan selesai, saya jadi mikir lagi, emangnya apa sih manfaat dari keikutsertaan Indonesia di ajang Miss Universe. Menang belum tentu, tetapi hebohnya minta ampun bahkan ada yang demo segala. Sedangkan di sisi lain, para jawara Olimpiade Fisika dan Olimpiade Matematika bahkan Juara Dunia Catur ternyata sepi dari pemberitaan. Ya..sudahlah..emang udah gitu kali tabiat kita, suka pada yang glamour dan gemerlap.

Kapan nih Putri Indonesia bisa berjaya di tingkat Internasional

Senin, September 18, 2006

Selamat Yaa..Lulu-Dani

Akhirnya….mbak Lulu Tobing berhasil menaklukan Istana Cendana. Selamat ya …mbak Lulu Tobing dan mas Danny Rukmana atas pernikahan kalian, semoga menjadi keluarga sakinah selalu rukun sampe kakek nenek.. (wah standar banget ya…ucapan selamatnya).
Konon kata beberapa artis yang saya kenal (yang kenal cumin gue, mereke mah kagak kenal gue he.he. he.) pesta pernikahan Lulu-Danny berlangsung sederhana…ya sederhana-nya orang kaya-lah. He. he..he… gue engga sirik kok, engga ngiri dan engga nganan, rezeki khan udah di atur dari sononya. Sederhana itu khan relatif (itu menurut gue lho.)
Cuman gw rada heran dengan komentar bang Ais Ananta Said, yang dimuat di Rakyat Merdeka (Tak Kalah Dengan Siti Nuhaliza) dan di Antara News (Suvenir Uang Pernikahan Keluarga Cendana Dikritik)

Jakarta (ANTARA News) - Suvenir (cendramata) dari Keluarga Cendana kepada undangan dalam pernikahan putra Siti Hardianti Rukmana (Mbak Tutut), Dani Rukmana dengan Lulu Tobing berupa kemasan uang pecahan Rp10.000,- dan Rp 20.000,- dikiritik mantan anggota Fraksi Partai Golkar DPR/MPR Ais Ananta Said.

"Masa suvenir dari duit yang dilipat-lipat jadi kembang," kata Ais di Jakarta, Sabtu mengomentari pernikahan anak dari putri sulung mantan Presiden Soeharto.

Putra mantan Ketua Mahmakah Agung (MA) almarhum Ali Said itu mencoba menghitung jumlah uang yang dikeluarkan Cendana untuk suvenir dalam pernikahan tersebut. Seandainya satu rangkaian bunga suvenir itu nilai uang yang dipakainya sebesar Rp100.000, untuk 5.000 undangan, maka jumlah uang yang dianggarkan sebesar Rp500 juta atau setengah miliar.

"Uang itu `kan lebih baik dibagi-bagi ke fakir-miskin yang sangat membutuhkan. Bukannya diberikan kepada undangan," kata Ais Anantama Said.

Pemberian suvenir dalam bentuk uang itu juga bisa dianggap menimbulkan citra kurang baik Keluarga Cendana di mata publik. Sebagian orang bisa menilai cara seperti itu sebagai wujud kesombongan.

Bisa jadi ada undangan yang tersinggung dan menganggap bagi Keluarga Cendana uang seperti tidak ada harganya. "Masih banyak yang bisa diperbuat Keluarga Cendana selain melipat-lipat duitnya untuk suvenir bagi para tamu," kata Ais.


Dalam liputan di RM, Ais menyebut souvenir berbentuk “uang yang diuntel-untel” sedangkan di AN, Ais menyebut “duit yang dilipat-lipat jadi kembang”. Lha kalo pake “diuntel-untel”, itu sama saja dengan tidak menghargai Karya Seni.

Dalam RM dan AN, Ais menyebut jumlah undangan yang mendapat Suvenir Bunga Uang sebanyak 5,000 orang, padahal, di Infotainment, terlihat bahwa Suvenir Bunga Uang hanya dibagikan pada saat siraman dengan jumlah undangan terbatas (Mungkin Bang Ais salah informasi).

Dalam RM dan AN, Ais sepertinya menyarankan bahwa Suvenir Bunga Uang dibagikan kepada fakir miskin yang membutuhkan. Kenapa ya..Bang Ais begitu “negative thinking”. Kalo gw sih “positive thinking” saja. Anggap saja Orang Cendana itu koaya raya, sehingga dapat melaksanakan pesta penikahan dengan biaya miliaran, tetapi juga sudah berderma miliaran rupiah kepada fakir miskin. Khan kalo berderma itu tidak perlu harus ngundang wartawan…oei…wartawan saya berderma 1 miliar nih…harus diliput yaa.

Jadi kenapa sih kita usil dengan keluarga Cendana, apalagi kalo dulunya merupakan kroni Cendana, ngapain sih sekarang jadi merasa sok suci.

Ah..sudahlah…cukup sekian saja…nanti dikiranya saya pendukung Cendana.
Saya mah cuma warga biasa. Bukan siapa-siapa dan bukan kroni siap-siapa.
Cuma gw paling sebel kalo ada orang yang muna.